jump to navigation

Langganan Epaper Kontan September 27, 2016

Posted by zainalarif in Uncategorized.
Tags: ,
add a comment

 

kontan_epaper

Kemarin, iseng-iseng buka web kontan, ternyata sedang ada promo 20 th Kontan untuk epaper. Promo 56%. Menarik juga. Ada tiga paket yang ditawarin: harian, mingguan dan komplit. Mikiir agak lama, pilih yang mana ya, harian kebanyakan ngga ya..

Akhirnya milih yang mingguan aja, yang harian terlalu jelimet kayaknya hehe. Kalo liat harian cetaknya juga, skimming doang palingan. Harganya $107 diskon jadi $48 buat dua tahun.

Yaa moga-moga dibaca..

Notes on Toyota DLC1 Serial Data August 17, 2015

Posted by zainalarif in Uncategorized.
Tags: , ,
add a comment
17/08/15
> Data Can not received via RS232 terminal.
> May be because data cable not use Rx Tx Pin.
> Pin used is DSR (Data Set Ready) Pin and Signal Ground Pin

(more…)

Toyota DLC1 & DLC2 Datalogger August 17, 2015

Posted by zainalarif in Uncategorized.
Tags: , , ,
1 comment so far

Recently, I made datalogger cable to connect Toyota ECU with DLC1 or DLC2 to computer via serial port.

Scheme:
ECU –> DLC1 –> Serial Port –> USB to Serial Cable –> Computer –> Datalogger Software

What is DLC1?
DLC1 (Data Link Connector 1) is the type of terminal which is used in early Toyota Car. DLC1 Year range: 1990-2000. DLC2 Year Range: 1988-1996.
Toyota DLC1 & DLC2

Electrical Schematic:
Click the image to open in full size.Click the image to open in full size.

Datalogger Software:
CarTester8000 which is made and maintained by Russian Toyota Carina Forum.
Download Link: http://primavistalab.com/files/CarTester8000StableEdition_English.zip
Click the image to open in full size.

Tested On:
1. Toyota Corolla AE111 1996 with 4AFE Engine
2. Win7 64-bit with BAFO USBtoSerial DB9

Result:
It works!
Displaying P_20150817_101302_1.jpg Displaying P_20150805_220728_LL.jpg

Other Sources:
http://www.clublexus.com/forums/performance-and-maintenance/664196-free-toyota-pre-obd-datalogger-found.html
http://toyota.kgbconsulting.ca/wiki/OBD-1_Serial_Interface

Hisab, Rukyat dan Sidang Isbat July 18, 2015

Posted by zainalarif in Uncategorized.
Tags: , ,
add a comment

hisab rukyat dan sidang isbat

Sumber: Kompas, 17 Juli 2015

Resensi buku: Sabtu Bersama Bapak October 26, 2014

Posted by zainalarif in insight.
Tags: , ,
add a comment

Jarang-jarang saya bikin resensi. Tapi sekarang rasanya perlu untuk biku ini, saking terkesimanya saya dengan isinya.

Ketakjuban pertama adalah saat membaca kata pengantar penulisnya. Ternyata salah satu editornya yang diberi ucapan terima kasih adalah orang yang pernah saya kenal: Mba Resita. Kita ketemu waktu itu di Kelas Inspirasi Bekasi.

Ketakjuban kedua adalah ceritanya. Membaca judulnya dan garis besar ceritanya dari sampul buku, saya yakin bahwa ini ceritanya pasti cerita ttg nontonin video ayahnya tiap hari sabtu. Ala-ala How I Met Your Mother. Eh ternyata plotnya bukan begitu. Lebih seru dari itu, pesan-pesn bapak di flash-back sesuai dengan kejadian-kejadian yang sedang dialami oleh ibu, sulung dan bungsu. Walupun bapk sudh ngga ada, bapak tetep bisa ngedidik keluarganya dan menjadikan merek mandiri.

Ketakjuban ketiga adalah isi pesan-pesan bapak. Bapak mengajarkan nilai-nilai yang harus dipunyai seseorang mulai dari kecil, cari jodoh, sampe punya anak sendiri. Pesan-pesannya pasti ngena untuk semua kalangan sesuai dengan umurnya. Apalagi buat yang sedang nyari pasangan atau bentar lagi nikah, so sweet baget lah pokoknya haha.. Contohnya, katanya melamar istri itu merupakan tanggung jawab yang besar. Lakukan dengan penuh persiapan lahir dan batin, bukan modal keberanian aja, karena saat melamar kita minta banyak pada perempuan:

Saya pilih kamu,

Tolong pilih saya untuk menghabiskan sisa hidup kamu. Dan saya akan menghabiskan sisa hidup saya bersama kamu.

Percayakan hidup kamu kepada saya. Dan saya penuhi tugas saya padamu, nafkah lahir dan batin.

Pindahkan baktimu. Tidak lagi baktimu pada orangtuamu. Baktimu sekarang pada saya.

Overall buku ini sangat layak untuk dibaca. Such a lot of toughtful message on a simple story.

Malas September 24, 2014

Posted by zainalarif in insight.
Tags:
3 comments

Kukira malas cuma untuk orang tak waras,
Gadaikan waktu agar bisa bebas.
Bebaskan kewajiban biar tanpa beban.
Orang waras tahu itu bukan bebas,
Malas katakan pas pada tugas.
Jadikan ia tertumpuk di ujung tanduk.

Namun benar kata orang.
Bukan nalar jadi jati.
Nalar bisa jadi omong.
Tapi nalar jadi jati? Itu bias.

Apa aku kini tak waras?

Beralasan tak ada waktu,
Tuk kerjakan sesuatu.
Beralasan sedang sibuk,
Kerjakan sesuatu, padahal besarnya tak sebubuk.
Hanya sok sibuk.

Bukankah ada prioritas?
Tak tahu.

Demi masa.
Jangan sampai impianku tergerus waktu.

Jokowi July 3, 2014

Posted by zainalarif in indonesia.
Tags:
add a comment

Saya pilih jokowi. Bukan karena jokowi dan pendukungnya tidak punya cacat. Saya memilih karena harus memtuskan mana yang lebih baik diantara dua pilihan: Prabowo atau Jokowi. Dan golput bukan pilihan. Golput membuat diri sendiri apatis terhadap urusan negara.

Saya pilih jokowi karena:

1. Tidak punya beban masa lalu.
Artinya reputasi jokowi lebih baik daripada prabowo. Ya Jokowi punya utang untuk jadi gubernur Jakarta 5 tahun, yang kemudian dia langgar sendiri dengan menjadi calon presiden. Tapi pelanggaran itu tidak lebih jelek dari pada reputasi Prabowo yang dikeluarkan dari TNI secara tidak terhormat atas penculikan aktivis. Dan sekarang Prabowo mencalonkan diri menjadi Panglima tertinggi TNI, Presiden!! Itulah beban masa lalu terbesar Prabowo.

2. Tidak bagi-bagi posisi.
Setidaknya itu yang dijanjikan Jokowi. Dibandingkan dengan Prabowo yang sudah bagi-bagi, misalnya Ical dan Mahfud MD yang dijanjikan posisi lebih dari mentri.

3. Berpotensi membawa kebaruan.
Jokowi-JK saya bilang punya potensi membawa kebaruan terhadap sistem birokrasi yang ada. Jokowi dengan blusukannya. JK dengan karakternya yang cepat tanggap, cepat mengambil keputusan, dan penyelesai konflik. Mereka berdua bukan streotipe presiden yang sudah pernah menjabat. Rasanya sudah kelamaan Indonesia dipimpin orang militer melulu.

4. Orang yang saya idolakan mendukung Jokowi.
Anies Baswedan, Pandji, Budi Rahardjo, Habibie juga sepertinya.