jump to navigation

Budaya itu menyesuaikan dengan keadaan October 29, 2013

Posted by zainalarif in indonesia, insight.
Tags: ,
trackback

Pernah ke resepsi kawinan sore-sore, jam 5? Ato ke kawinan jam 12 malem?

Ya itu terjadi. Di daerah Cikarang, Karawang, Bekasi, hal itu adalah hal yang lumarah. Kenapa?? Karena mereka mnyesuaikan dengan keadaan. Orang-orang disana banyak yang bekerja sebagai karyawan/buruh perusahaan yang jam kerjanya di-shift. Ada shift malam. Dan kadang jadwal liburnya bukan sabtu/minggu, tetapi weekday.

Jadilah jam resepsi pernikahan, walaupun dilkukan hari Sabtu/Minggu, harus mengakomodasi tamu-tamu Undangannya yang pulang kerja shft 1 (sore hari), shift 2 (tengah malem), shift 3 (siang hari). Muncullah kebiasaan resepsi full day ampe tengah malem.

Emang budaya itu gimana keadaan, ntar bakal menyesuaikan…

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: