jump to navigation

Berbagi Baju June 18, 2013

Posted by zainalarif in foto hari ini, indonesia, insight.
Tags: ,
trackback

Ide dimulai dari minggu kemari ketika mepihat isi lemari acak-acakan. Dipikir-pikir banyak banget baju dan celana yang ada di lemari. Diberesin lah itu semuanya. Dilipetin satu-satu. Ternyata banyak baju-baju yang udah jarang dipakai.

Nanti mau disumbangin ah. Nanti mau disumbangin ah. Nanti mau disumbangin ah. Begitu terus tiap kali liat isi lemari yang penuh. Bingung sebetulnya nymbanginnya kemana. Nyari orang yang memang akan make baju tersebut dan ngga akan tersinggung kalo kita sumbang.

Minggu lalu itu, masih belum kepikir kemana mau disumbangin. Mungkin ke tasik, tempat tujuan mudik tiap tahun. Ah pikir saya pokoknya siap-siap dulu aja, dipacking, biar gampang ngasihnya. Juga biar tampilannya agak bagus kayak baru dari toko hihi. Lebih baik lah pokoknya daripada ngasiin tanpa kemasan.

Nah hari minggu kemaren, terinspirasi dari komunitas Berbagi Nasi, oiya ya kenapa ngga nyari sendiri orang yang membutuhkan yaitu di jalanan. Sama seperti objek komunitas Berbagi Nasi yang membagikan nasi bungkus ke penghuni jalanan kota Bandung: tunawisma, gelandangan, dll.

Berangkatlah membawa gembolan tas berisi 6 potong pakaian bekas. Ngga berani bawa banyak dulu, ytakut ngga nemu soalnya siang hari. Mungkin Berbagi Nasi lebih mudah menemukan target karena tengah malem, jadi yang homeless pasti ada di tempatnya.

image

image

Eh di jalan Otten, alhamdulillah nemu juga bapak2 yang narik gerobak besar, dibelakangnya ada anak dan istrinya yang menggendong bayi. Wah pikir saya ini dia target yang tepat: pemulung. Insya Allah mereka lah yang membutuhkan. Dan dugaan saya tepat, “Bu, ini saya ada beberapa baju bekas, kira2 sama ibu terpakai atau tidak?” “Iya dek, terima kasih.” “Tapi sama ibu dan keluarga akan terpakai kan??” “Iya dek” “Tapi bener kan bu akan dipakai??”, berkali-kali saya memastikan. “Iya”

Wooooh, akhirnya misi berhasil. Berbagi itu indah dan memyenangkan. Lumayan nih masih banyak amunisi (meminjam bahasanya Berbagi Nasi) baju bekas yang bisa disumbangkan di lemari.

Ternyata, setelah disamperin, diliat dari dekat, ternyata gerobak itu bukanlah tempat nyimpen barang hasil memulung. Ternyata itu tempat berteduh, tidur, dan menyimpan barang- barang sekeluarga. Gerobak itu rumah mereka. Miris melihatnya. Di dalamnya ternyata masih ada satu anak lagi. Alhamdulillah kita semua bisa diberi rejeki yang cukup, mereka mah boro-boro baca lewat internet kayak gini, makan dan tidur nya aja susah.

Ayo Berbagi Baju!

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: